Dalam kenangan
Posted by omietha BunAff in Uncategorized on January 25, 2013
M
asih terngiang jelas saat malam itu ayahnya affan menelepon dengan suara bergetar “ikhlaskan ya ma…ikhlaskan ya ma…”
Innalillahi wa innailaihi rojiun…bapak mertua (bapak) telah kembali pada Nya. Begitu cepat engkau pergi…
Bapak..setiap mengingat engkau yang tergambar begitu banyak kebaikan kebaikan engkau, kasih sayang, ketulusan, pengertian, keihklasan…dan ah….meskipun setiap ingat masih tidak terasa berlinang air mata ini…namun insyaAllah kami ikhlas…doa kami selalu untukmu Bapak…mendapat tempat yang terbaik di sisi Allah..mengampuni dosa, menerima amal amal nya dan menempatkan dalam golongan hamba hamba yang sholeh..
Ah…bapak, kami akan selalu ingat pesanmu, sehari sebelum engkau pergi, engkau menelepon anak anakmu dan berpesan untuk selalu rukun.
Dan sebelum kepergianmu pun, engkau dikelilingi orang orang yang engkau cintai…engkau bilang : minta maaf atas semua salah dan bilang ini sudah waktuku pergi..
Subhanallah bapak….insyaAllah semoga khusnul khotimah…kami selalu berdoa untukmu
Sungguh engkau menjadi teladan yang nyata bagi kami…sebelum kepergianmu engkau sudah menunaikan sholat maghrib..menyebut asma Allah…
Dan bahkan engkau menutupkan mata dengan tanganmu sendiri…
Bapak…saya belum mampu membalas kebaikan engkau…belum banyak membahagiakanmu…
Dalam perjalanan dari Jogja menuju rumah duka..dalam hati saya berjanji dan berdoa insyaallah akan berusaha dan semoga menjadi lebih baik lagi untuk orang orang yang engkau cintai :Ibu,suami,anak dan saudara2.
Engkau yang selalu menunggui saat kelahiran cucumu…jam berapapun ada kabar kalau kita sudah di rs, engkau dan rombongan keluarga langsung ke rs di Jogja dan menunggu..bahkan untuk kelahiran kaysa kemarin engkau dan Ibu menunggu tidur di rs sampai saatnya pulang…
Ah..kalau diingat banyak sekali kenangan kebaikan hatimu untukku..dan aku merasakan ketulusan itu…segala sesuatu tampak begitu nyata dan tersadar, ketika telah pergi…
Saya selalu kagum dengan bapak dgn kebaikannya…sehingga meskipun engkau hanya punya putra kandung 3, namun engkau punya anak anak lain yang sudah menganggap engkau sebagai bapak…dan menambah saudara kami…
dan seperti SMS suami…salah satu hal yg membuat ikhlas…banyak yg datang mendoakan..bahkan rombongan pengajian dijogja yg belum lama engkau kenal, bgtu mendengar kabar langsung berangkat menuju sukoharjo mendoakanmu…
Dan juga suami berada disamping bapak di saat saat terakhirnya.
Bapak engkau telah mengajarkan kami banyak Hal…tidak..tidak dengan menggebu gebu Kata kata…namun dengan perbuatan, santun, keikhlasan, kasih sayang dan cinta…
Semoga Allah membangunkan ‘rumah’ yang jauh jauh dan sangat indah di surga Nya… Seperti engkau bapak telah meletakkan sepenuh hati engkau sebagai pondasi pertama di rumah kami…home is where the heart is
Cerita Melahirkan 1 : Menuju RS
Posted by omietha BunAff in cerita, curhat, kehamilan, my life on December 27, 2012
Sabtu, 1 Desember 2012
Sabtu pagi, saya jalan-jalan pagi, karena jalan kaki bagus buat bumil yang lagi nunggu lahiran untuk memposisikan baby turun ke panggul.
Sabtu pagi itu saya lumayan jauh jalan-jalan paginya, karena ketemu dengan seorang Ibu yang juga lagi jalan pagi dengan suaminya, suaminya lari bolak-balik, si Ibu hanya jalan, jadinya ngobrol dengan saya.
Ternyata ibu adalah pemilik toko batik Rahma, dan setiap bulan menyetor batik ke Mirota Batik. Jadi ibu bercerita tentang bisnis batiknya dan juga mau merintis bisnis pakaian bayi. Wah, keren banget ini si ibu semangatnya..jadi malu dengan diriku sendiri yang bisnis batiknya angot-angotan. Suami ibu tadi seorang pensiunan di Pajak dan sekarang ngajar di UGM, so secara ekonomi sudah sangat mapan, jadi memang bisnis yang dijalani ibu itu udah seperti panggilan jiwa kali ya, tidak hanya untuk finansial. Si Ibu juga menjanjikan saya mau mencarikan yang bisa momong, ya udah hampir mau 2 bulan ini dirumah tidak ada mbak yang momong, jadi Affan full day school.
***
Sepulang jalan pagi, aktivitas seperti biasa. Cuman kita memang dirumah terus karena Affan baru mulai kamis terkena cacar air…hiks
Jam 6, magrib tiba-tiba saya merasa ada cairan yang keluar. Terus telepon kakak yang bidan, dan dikasih tahu kalau semakin banyak keluar bearti ketuban dan harus segera periksa. Benar saja setelah telepon, cairan ketuban semakin banyak keluar ke lantai dll, tanpa sadar saya teriak ke Ayah ngasih tahu. Lupa kalau di samping saya ada Affan. Sukseslah itu membuat Affan menangis. Jadinya kita nenangin Affan dulu bilang gapapa. Terus saya bilang ke Ayah : Yah, telepon Mas Toni (kakak saya) untuk minta anter ke RS trs Affan titipin Mas toni sm Muthia (anak mas toni, sepupu affan).
Dan ini dijawab sama Affan, sambil masih agak nangis : ‘Aku dititip Mbak muthia… aku sm mbak muth…Pak dhe toni’. Terus nangis manggil-manggil Pak Dhe Toni. Saya hanya duduk di tempat tidur, karena pernah baca kalau ketuban pecah dulu, harus meminimalisir gerak, agar gak semakin banyak keluar. Daaa.n…dodolnya saya..saya nunda2 nyiapin tas yang mau di bawa ke RS, jadinya kita sama sekali belum siap, saya ngasih tahu Ayahnya Affan apa aja yang mesti dibawa, yang penting-penting saja, tar bisa balik ambil. Pelajaran 1 : Jangan nunda2 nyiapin tas yang mau dibawa ke RS, kalau udah deket-deket dengan perkiraan kelahiran.
Dari kamar saya panggil Affan untun mendekat. Saya pegang pipinya, saya cium saya bilang : Affan, ibu minta maaf ya. Doain Ibu sama Adek ya.
Ya..ya…kondisi kayak gini, jadi teringat kalau pas saya lagi agak kurang sabaran sama Affan, jadi saya bener-bener minta maaf sama Affan. Dan Affan sambil mimbik-mimbik tiduran sambil mengelus dan memeluk perut saya…. ****ahhhh terharuuu. Terus saya bilang : Affan ambil tas sekolahnya, ini diisi baju buat ke tempat mbak muthia.
Dan affan pun ngambil tas sekolahnya dan mengisi sama baju-bajunya.
Tak Lama Mas toni datang pakai mobil pick up dan mb wulan (istrinya) pakai motor. Saya minta tolong mbak wulan untuk menyiapkan keperluan Affan selama nginep di rumahnya. Dan pas buka tas sekolah Affan, mb wulan bilang : “Ini kok baju hem-hem sekolah semua. Hihihi..terus saya bilang : Nha itu Affan yang masukin kok. Terus setelah Affan keperluannya udah masuk tas, dan Affan udah pakai jaket, kebetulan saya pas ke kamar mandi. Ternyata Affan sudah duduk di motor sama mb wulan. Saya kejar ke depan, sekali lagi saya minta maaf sama Affan dan minta didoain. Affan agak mimbik-mimbik, tapi gak nangis. Ach…Alhamdulillah Affan mengerti..jadi kami bisa tenang, karena Affan gak rewel mau ikut atau gimana2 dan mau ikut sm budhe nya…
Setelah Cek-cek kelengkapan yang dibawa, saya naik mobil sm kakak saya. Ayahnya Affan naik motor, biar bisa wira-wiri besok pas di RS. Dijalan air ketuban masih sesekali keluar. Sampai di jalan monjali, tiba-tiba mobil depan kita berhenti mendadak, untungnya mas toni waspada, jadinya ikut ngerem tapi tidak terlalu kencang, dan berhenti. Dan tiba-tiba dibelakang kita terdengar bunyi bruuuuuukkkkk..motor rubuh. Mas toni pas lihat ke spion dan teriak “ Ayahnya Affan”.
——
Deg, serasa jantung berhenti, serasa adegan sinetron paling horor, saya langsung teriak “ Ya Allah…Ayah… Ayah..”. Udahlah itu semua pikiran buruk muncul. Sampai lemas. Ngelihat kebelakang ada mobil2 berhenti, ada orang-orang berkumpul trs ngelihat ada yang berdiriin motor yang jatuh dan minggirin.
Mas Toni turun…dan Alhamdulillah Alhamdulillah… Ya Allah. Memang yang jatuh adalah Ayahnya Affan, tapi Alhamdulillah ayahnya Affan tidak apa-apa, ayah langsung menghampiri saya dan bilang : “aku gapapa gapapa, tenang-tenang”. Dan ternyata kejadiannya setelah mobil kaka saya berhenti, ayahnya affan yang pakai motor dibelakang juga berhenti, mobil belakang ayahnya juga berhenti, tetapi mobil yang dibelakangnya lagi menubruk mobil dibelakang ayahnya affan, dan motor ayahnya affan kedorong kedepan jadi jatuh. Alhamdulillah motor dan mobil belakang ayahnya affan posisi berhenti, sehingga meskipun jatuh, ayahnya Affan gapapa. Cuman tedeng bagian depan motor ada yang pecah. Alhamdulillah ya Allah.
Setelah itu orang-orang di dua mobil itu plus mas toni dan ayahnya affan masih pada berembug, kalau mobil yang menubruk yang paling belakang rusak agak lumayan di bagian depan. Dan saya tiba-tiba merasa ketuban keluar banyak…..dueeenggggg…serasa menginjak kembali kaki ke bumi dan sadar bahwa ini mau ke RS, ketuban sudah pecah dan harus segera ke RS. Sambil nangis saya panggil ayahnya Affan, saya takut juga jangan-jangan yang kita dituntut atau apa. Orang-orang sampai ngelihatin saya..hehe.
Kakak saya mengecek kondisi motor, alhamdulillah masih bisa jalan, hanya pecah di tedeng depan saja. Jadinya masih bisa dikendarai. Terus kita melanjutkan perjalanan ke RS Sardjito. Kakak saya bilang : udah ..tenang saja..yang tadi tidak usah dipikirin lagi. Alhamdulillah udah gapapa. Nanti kalau kepikiran malah gak bagus.
Ya ya..saya berucap untuk mensugesti diri yang memang masih shock dan kaget…”Lupakan tadi..Alhamdulillah semua baik-baik saja.
Sampai di Sardjito kami langsung menuju ke ruang maternal, dengan membawa surat pengantar melahirkan dari dokter pribadi. Jadi bagi yang mau melahirkan di RS Sardjito, harus sudah punya pengantar surat melahirkan dari SPOg ( istilahnya dokter spog pribadi), so kita bisa langsung ke bagian maternal tanpa ke UGD dulu dan nantinya ditangani oleh dokter pilihan kita.
Bersambung .
Alhamdulillah…
Posted by omietha BunAff in Uncategorized on December 5, 2012

Alhamdulillah…telah lahir putri kami…hari ahad, 2 -12-2012 di rs sardjito yogya. Tb 49 cm bb 3.6 kg. Mohon doa semua smg jd anak yg bertakwa, sholihah, cerdas, sehat, bahagia selalu. Amin.
Cerita menyusul.
pertanyaan affan
Posted by omietha BunAff in Uncategorized on September 24, 2012
hai semua teman-teman… *sapu sapu debu blog dulu*
kali ini mau nulisin seputar pertanyaan pertanyaan affan terkait adek cikal…
Alhamdulillah bumil dan adek sehat..tiap ngelihat di tv ada baby, affan seringnya lari ke saya, sambil pegang perut terus bilang ‘ini adek’ atau ‘ada adek di perut ibu’.
Dan kadang bilang juga ‘perut ibu besar ada adeknya’..atau tar ‘peluuuk adek’ trs ‘sayang adek’.
Nha ini beberapa pertanyaaan affan
yang pernah ditanyain
1. Di perut ayah ada adeknya juga gak?
2. Kenapa kok adek ditaruh di perut?
3. Perutnya bisa dilepas gak? Mau lihat adek
4. Perutnya bisa dicopot dulu gak?
5. Keluarnya gimana?
6. Adek keluarnya buka perut pake obeng? Hihihi…ini mah pengaruh suka nonton handy manny dan perkakas
yang so sweet, baru sekali saya cerita tara setelah lahir adek diadzanin di telinga sama ayah. Eh tadi aff bilang ‘tar kl adek lahir aku adzan allahu akbar allahu akbar’
bismillah..insyaallah..semoga semua sehat sehat selalu..amin
buat sejarahmu di rumah
Posted by omietha BunAff in cerita, curhat, yang terlintas on July 30, 2012
Wiken kemarin, saya mudik….mudik ke orang tua saya.. Kangen dan pingin masakan Ibu. Entah kenapa, menurut saya masakan ibu saya itu enaknya pas, enak yang tidak ada rasa lainnya..maksudnya unik gitu. Meskipun juga masakannya sederhana saja. kayak kalau istilah ibu saya “sayur TG cemplung”, sayur Sop cemplung… kenapa dibilang cemplung, karena menurut Ibu saya ya buatnya gak neko-neko tinggal plung cemplung bumbu, gak pakai penyedap rasa, tidak pakai kaldu…dan itu asli enak dan seger banget.
Kalau sayur TG itu bahannya biasanya dari bayam itu yah semacam sayur bening lah. Biasanya dimasak dengan tambahan bumbu kencur. Daaan..itu enak banget…
Kalau sop ya standar lah isinya, namun bener-bener segar dan enak.
Kalau masakan ibu saya yang dari jenis bersantan biasanya sayur bobor bayam, sayur godhong telo (dari daun ketela pohon), atau sayur bobor bayung (dari daun bayung)…hadeh..itupun enak..
Dan saking lebaynya ya…goreng tempe pun, bisa jadi enak.. *menurut saya loh ya…
Dan dirumah saya yang dikampung itu, Bapak dan Ibu menanam sayur-sayuran, dulu sih peniuh ya macem-macem, namun kalau sekarang gak sebanyak dulu..waktu masih lebih muda dan ada naka-anak dirumah….sekarang juga sudah tidak memelihara ayam kampung lagi, karen arepot bersihin kotorannya….jadi ada pisang, kelapa, ketela pohon, aneka bumbu dapur kayak kencur, kunyit, laos, daun suring, bayam, bayung, endro, nangka, turi, manding, cincau hijau, dan lain -lain.
Jadi kalau mau merebus ketela tinggal ngambil di pekarangan rumah, mau masak tinggal metik.
Kayak kemarin nih, pas asaya mudik, Ibu sudah membuat cincau hijau (asli ini cincau seger banget , jadi dibuat dari daun cincau yang ditanam dirumah, dulu lebat banget, sayang kata Ibu sekarang udah mau mati tanamannya), terus juga ngambil degan (kelapa muda) dari samping rumah. Dibikin es kelapa muda campur dengan cincau hijau, gula jawa dan santan..mantap segernya.
Kalau pohon kelapa ya lumayan banyak di sekitar rumah, biasanya kalau sudah tua memanggil penjual kelapa, biasanya langsung dipetiikin dan dijual langsung, lumayan buat nambah uang belanja dirumah
Terus pas buka kemarin masak sop dengan sambel tomat….wah segar. Jadi saya bantuin nyiap-nyiapinnya aja kayak iris atau kupas-kupas, so masakannnya tetap masalan Ibu.. Segar… terus besokannya kit amembuat “sayur kaprok” ini kalau di jogja disebut “sayur oblok-oblok” jadi pakai daun ketela yang metik di pekarangan dan parutan kepala muda juga ambiil dari pekarangan.
Hmmm.. jadi inget beberapa waktu lalu saya meninton di TV, lupa acaranya apa, pokoknya pas ramadhan gitu deh …ada salah satu yang bilang gini
Masakan ibu itu akan selalu diingat oleh anaknya sampai kapanpun…dan dirindukan…jadi Ibu…ciptakanlah sejarahmu di keluargamu…”
Doooeng…hoho…..jadi mikir …aku udah ke arah situ belum yak..apa masih jauh…. .hahaha…secara masakan ya biasa ajah..hehehe..tapi harus tetap berusaha…
hmm…agak menggembirakan sih Affan beberapa kali minta ” bikinin puding” ..”maem ikan kembung” … hihihi…seenggaknya ada ya… *maksa. Kalau yang agak spesial sih masakan saya menurut saya “sop ceker ayam kampung” ..atau “sup krim ati jagung” Affan biasanya seneng banget.
Tapi yang bikin agak berkerut kening ..suatu pagi bangun tidur Affan langsung bilang gini ” ayo ke Budhe Dayat…Maem lele”..
Huahahahah….NB : Bu dhe dayat, tetangga sebelah yang memang berjualan makanan masakan jadi kalau pagi hari…dan kita yo kadang sering beli disitu,.salah satunya Affan suka lele goreng sama sayur bayamnya.
Dan ramadhan ini nambah lagi Bu Ida, dengan jualan khasnya Sayur Bayam yang juga lumayan enak.. hehehe.. *loh malah keluar dari fokus utama…
PS : agak bingung ngasih judul hahaha
….
Posted by omietha BunAff in Anak, cerita, curhat, kehamilan on July 23, 2012
Teman teman…selamat menjalankan ibadah ya di bulan ramadhan…..semoga lancar semua….mohon maaf utk semua salah….
Alhamdulillah puasa tahun ini bareng ‘adek cikal’ di perut…hihi…mas affan konsisten ni manggilnya adek cikal…
Tadi malam karena tidak ada orang dirumah affan ikut kita periksa kandungan rutin perbulan… Ini pengalaman pertama Aff ikut kontrol. Sampai sana dah nanya itu ruang apa? Mau periksa adek ya…terus pegang perut bilang ‘dek …periksa ya dek’. Terus berkali kali bilang ‘ayoo ayoo bu….periksa….masuk kesitu’. Sabar nak masih ngantri. Tadi malam karena ada pasien yang urgen, jadi didahulukan. Lumayan jd sampai rumah kita jam 10 malam. Lama ngantri jadi affan cari kesibukan main main dorong dorong kursi dan heboh lainnya *hadeh
Pas giliran masuk ke ruang dokter, affan sibuk nanya ini itu. Pas usg affan manggil-manggil ‘addeeeek…..adddeeek.’ Terus bilang ‘kok gak ada suaranya? Terus dijawab sama dokter ‘sebentar ya..nanti ada suaranya’ terus didengerin detak jantungnya. Pas ngantri obat affan kita tanya ‘tadi pas diperiksa adeknya lagi ngapain? Terus suaranya gimana? Dijawab sama aff ‘lagi gini gini (sambil meragain goyang goyangin
Disengat Tawon
Posted by omietha BunAff in Anak, cerita on July 6, 2012
Dalam bahasa jawa istilahnya “dientup tawon”, entah menurut perasaan saya kok kata disengat kurang mantep untuk mengganti kata di entup..hehehe
Pernah gak teman-teman kesengat tawon? Saya belum pernah…dan termasuk takut kalau ada tawon yang merah besar, kalau di desa disebut “tawon ndas” itu termasuk sakit kalau menyengat soalnya Ibu saya pernah dan cerita.
berikut penampakannya
Gambar dari sini
Dan…..kemarin malam, ketika saya ke tempat tetangga depan rumah.. Semula Affan tidak ikut, itu waktunya habis magrib..trs kok terdengar nangis, jadi ya udah, tak ajak ikut. Sedang ad akeperluan dengan tetangga, jd Affan ikut2 nimbrung sambil biasalah main-main sendiri ke teras…dan tiba-tiba terdengar jeritan tangis yang sangat keras…. Deg….dr tangisnya udah takut aja kalau ternyata affan jatuh dari sesuatu yang tinggi atau dari pagar, saya keluar dari kamar tami ke teras…..disitu terlihat dua tawon merah besar (tawon ndas) beterbangan , terbangnya seperti terbang kacau gitu …halah bahasanya.. dan bener aja….affan memegangi tangan kanannya..langsunglah saya sadfar kala Affan ke entup tawon tersebut..
Huuuaa..terus terang sy ikut panik, karena belum tahu gimana penanganan pertama…. plus juga takut apakah itu beracun atau tidak *khawatir..
Terus saya gendong pulang, sama Ayahnya dikaish minyak kayu putih, saya nyari minyak but but tidak ada. Ayahnya sih tenang..tapi sy nya kepikiran..mana Affan nangis terus, dan saya lihat jari manis nya yang ada bekas gigitannya itu agak bengkak merah…
Saya telepon kakak yang bidan, dan dikasih tahu untuk dikompres dengan alkohol atau kalau gak dikompres dengan betadin.. dan dikasih resep obat gitu.
Dan ternyata dirumah gak punya alkohol, betadin pun gak ketemu saya cari..
Akhirnya, sy bawa Affan ke dokter praktek terdekat, yg kebetulan tempat prakteknya gabung sama rumah makan yang berkonsep saung2 ikan gitu..dan Affan sudah hafal tempatnya, jadi kita hbur dengan tar lihat ikan2 sama makan ikan sm jus alpukat susu (ni gara-gara suatu saat Affan pernah saya pesenin jus alpukat, dan jusnya dicampur susu, kalau bikin dirumah gak saya campur susu..Affan bilang gini : ” enak ya bu..jus susu”
Sama dokter diperiksa, trs juga diminta kompres alkohol, sama diresepin untuk anti alergi, dan paracetamol tuk nyeri dan kalau ada demam. Dan Affan malah bilang gini ke dokternya :’ ga papa ya…ga papa ya.’
.meski sambil nangis juga.
Alhamdulilah affan dah mulai agak terlupa sm sakitnya pas lihat2 ikan di kolam..masih sesekali nangis. Sama pelayan rumah makan tersebut dikasih tahu, katanya ditempel klungsu (isi/biji asam jawa sampai keluar ‘bisanya”). Terus saya bilang wah susah nyari klungsu. Dan tidak berapa lama, masnya dateng sambil bawa klungsu yang sudah dibelah.. saya coba tempelkan ke tangan Affan, gak lama..soalnya keburu Affan berontak.
Sekarang..Alhamdulillah sudah baikan.. yang anti alerginya cuman saya minumkan 2 kali. Pengalaman menangani anak kena tawon.







berkunjung….