komunikasi dengan anak

Baca postingannya, Motik, Mamanya Kyara di sini tentang isi seminarnya Bu Elly Risman yang membahas “Komunikasi pengasuhan anak”. Saya tulis disini ya mbak motik..buat pengingat .. makasih dah sharing… tuk lengkapnya sila menuju blognya Motik

Huuaaa.. benar2 membuka pikiran..bahwa masalah komunikasi dalam pengasuhan anak besar banget pengaruhnya ke anak.  Harus terus belajar …dan terus memperbaiki diri

Salah satunya dalam berkomunikasi dengan anak (seperti disebutkan di blognya Motik) harus menghindari 12 gaya populer dan MKM seperti :

  • Memerintah — “heh diam kamu!”, “sana beresin mainannya!”
  • Menyalahkan — “Makanya…udah mama bilangin tadi jangan begini”, “Kamu sih nggak nurut papa..”
  • Meremekhan — “ah masa gitu aja nggak bisa sih”. “ah begitu aja sakit”
  • Membandingkan — “tuh kayak si A dong pemberani”
  • Mencap / label — “kamu tuh emang anak bandel deh”, “nakal banget sih kamu”
  • Mengancam — “awas ya nanti nggak mama beliin mainan kalo kamu nakal”
  • Menasehati — “harusnya kamu tuh begini, harusnya kamu tuh begitu”
  • Membohongi — “lecet segini aja sih nggak sakit, besok juga sembuh”
  • Menghibur — “ah gitu aja nangis, itu sih nggak seberapa”
  • Mengeritik — “kok gambar kamu begini sih, harusnya begini…”
  • Menyindir — “aduh tumben amat nih anak mama rajin banget, oh ada lebaran monyet ya kok anak mama tiba2 jadi rajin”
  • Menganalisa

Akibat bila orangtua terlalu sering berkomunikasi dengan 12 gaya diatas buat si anak adalah: anak tidak percaya pada perasaanya sendiri sehingga tidak PD.

Tips tips komunikasi yang lain yang disampaikan di seminarnya Ibu Elly dah dirangkum di blognya motik.

Seperti apa yang disampaiakan Om Nh di komentar posting ini “tidak ada sekolah untukmenjadi orang tua…tapi dengan cinta dan kasih bisa menjadi ringan”

Dan kemarin dari tweetnya @theurbanmama juga membahas tentang komunikasi dalam pengasuhan anak..diantaranya jangan bilang “jangan” ke anak.

ini sy tuliskan tweetnya @theurbanmama

Cara lain juga bisa dilakukan dgn melakukan komunikasi yg baik. Jangan gunakan kata2 yg mengandung unsur negatif. #TUMtips

Pasti urban Mama/Papa memberikan instruksi menggunakan kata2 negatif spt ‘Jangan manjat2 ya’, ‘Jangan dipegang!’, dsb .. Ya ga? #TUMtips

Justru malah si kecil melakukan apa yg dilarang. Ya kan?🙂 Ini sbnernya berhubungan dgn cara otak si kecil memproses kata2 negatif #TUMtips

Ktika kita memberi instruksi ‘jgn pegang’, otak si kecil hny memproses kata ‘pegang’ lalu memberikan signal ke tangan kecilnya #TUMtips

Setelah itu, baru otaknya memproses kata ‘jangan’ .. Tp sudah keburu melakukan yg kita larang. Jadi dimarahi deh atau kita kesel😦

Oleh sebab itu, hindari kata2 negatif & gunakan instruksi yg simpel. Contoh: gunakan ‘jalan pelan2 ya’ drpd ‘jangan lari’ #TUMtips

Jadi memang jangan menggunakan kata – kata negatif seperti jangan..hihi..tapi dalam prakteknya suka keceplosan… dan ternyata memang benar, semakin kita larang semakin dilakukan… trs suka mikir cari2 kata-lata pengganti yang tepat…

oiya sy pernah baca juga, kalau mengajarkan sesuatu juga dengan kata2 positif bukan negatif misalnya nih jangan pakai “kalau enggak mau sholat nanti masuk neraka lho” tapi gunakan “kalau rajin sholat tar disayang Allah”.  atau “kalau rajin sholat tar masuk surga”.

oiya, jadi inget… pernah pas mb riz nyanyi : kalau tidak bobo di gigit nyamuk. atau juga nyanyian ” kalau bohong di gigit sapi ompong:

hihi..tak bilangin ” duh ..mbak kasihan..  kok mengancam…diganti aja…

soale saya sendiri takut nek affan digigit nyamuk , jadi nek pas boboin ya gak diterusin nyanyinya.. cuma nina bobo.. affan mau bobo.. hehe.

Maaf maaf, bukannya saya tidak menghargai karya nyanyian tersebut.. cuman sayanya kali yang terlalu lebay *mikir nha tar kalau Affan digigit nyamuk beneran* kasihan😀

7 thoughts on “komunikasi dengan anak

  1. nambah ilmu nieh..sip..yah harus menggunakan bahasa yang pas, apalagi mumpung kinan masi h 1.5 tahun…suka menirukan apa yang kita lakukan dan kita bicarakan..jadi harus berhati hati nieh dalam penggunaan bahasa dan kosakata..thanks sharingnya bun..

    iya .. bener bener , kita harus berhati hati berucap dan bertindak… Semangat semangat

  2. saya musti terus belajar membentuk pola komunikasi dengan ikhsan. Kadang saya masih terselip juga kata-kata “jangan” dan “menyalahkan”…
    thanks sharing-nya ya jeng…

    sama sama jeng entik…

  3. Hiks hiks masih sering gw pake kata ‘jangan’. Sebenernya udah tau lama kalo kaat tersebut ga boleh digunain, tapi ko yah pada saat pelaksanaan susah amath😦

    hua huahua.. sama bun…. saya yo suka keceplosan… mikirpengganti yang pas..sok gak nemu😦

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s