status di facebook

Beberapa hari yang lalu, teman kantor ada yan bertanya ke saya, bagaimana caranya menghapus salah satu teman yang ada di list friend account facebooknya.

Si bapak ini berujar, dia akan mendelete salah satu teman di facebooknya, karena si teman tersebut sering berkomentar yang negatif, pesimis, putus asa, atau apalah menurutnya, yang katanya malah membuat si Bapak ini merasa kepikiran, dibilang juga membuat apa ya saya lupa istilahnya, yang pesti membuat gak enak dan bikin pesimis , kepikiran,bikin mencapek-capeki pikiran *halah bahasanya*

Ya aku kasih cara meremove friend di facebook. Saya sempet bertanya juga, apakah temennya itu meemang teman juga didunia nyata, atau hanya temen di dunia maya, alias kenal di facebook, katanya sih temen nyata… karena kadang kan menurutku gak enak juga kalau mau meremove temen yang memang kita kenal juga di dunia nyata hehe

setelah temen bertanya tadi, saya jadi kepikiran juga tentang beraneka macam status yang dibuat oleh facebooker

Ada tiga hal *xixixi, ngikut2 Pak NH, pas gak ya,agakmekso dibuat 3😀,  moga2 aja deh*  :

  1. Tipe eksistensi diri, biasanya statusnya berisi tentang update kegiatanya, lagi ngapain, dimana, makan apa, terus ada kejadian apa, plus juga tentu biasanya ada screen shootnya
  2. Tipe curhat, biasanya berisi keluh kesah, atau bila ada kejadian yang menyebalkan, atau ada sesuatu yang gak beres, baru deh buat status di FB
  3. Tipe kata mutiara, status FB nya berisi kata-kata mutiara, nasehat

dan sering juga ada yang tipe gabungan dari ketiga hal tersebut. Kalau menurut saya gapapa kalau statusnya memang curhat kejadian, krn memang membutuhkan dukungan, dan membuat teman2nya juga jadi tahu si teman sedang mengalami apa.

Tapi menurut saya yang agak gimana gitu ketika status bukan curhat, tapi sumpah serapah, ungakapan kekesalan ,keluh kesah gak jelas, membikin pesimis dll..

Saya sendiri skrng memang jarang update status di FB, dan sering ketinggalan jug update teman2 di FB..hehehe..

Apakah anda pernah mengalami seperti teman saya diatas yang meremove salah satu temannya karena sering komen negatif dan membuat kisruh hehehe?

kalau saya sendiri belum pernah, mungkin karena memang intensitas saya ber facebookan agak jarang kali ya..

Tapi terus terang saya pernah menghindari untuk membuka facebook dan juga plurk (salah satu jejaring sosial juga). Kejadian itu saat saya mendapat keputusan dari dokter kandungan untuk segera di induksi (dalam waktu 3 hr setelah kontrol) karena kondisi cairan ketuban yang udah berkurang, tidak bisa menunggu hingga terjadi kontraksi alami.

dan terus terang saat itu, saya banyak berpikir macam – macam hal. ya takut ya gimana gimana tar dan lain lain dll *thanks buat suami yang menguatkan saya* Alhamdulillah, semua berjalan lancar..

Saat itu, saya menghindari membuka fb dan plurk , takut kepengaruh ada status2 yang pesimis, keluh kesah dll yang membuat saya kepikiran . dan goglingnya pun untuk mencari info tentang induksi saya menggunakan kata2 : induksi yang berhasil. hehehe, krn sering kepengaruh tentang bayangan tentang induksi. Dan ketakutan saya kalau induksi tidak berhasil harus operasi dll

Saat itu suami bilang :

“Melahirkan juga merupakan suatu jihad. Saat jaman Rasulullah berjihad bisa menggunakan bermacam senjata, ada pedang, ada panah dll. senjata saat jihad melahirkan bisa juga secara alami, menggunakan senjata induksi, menggunakan senjata operasi…ataupun dengan senjata lain,dengan proses-proses yang bermacam-macam. InsyaAllah apapun adalah yang terbaik menurut Allah. Bismillah… Berpasrah pada Allah”

Dan saat itu sambil terisak saya juga menambahkan (ya , saat dari dokter itu saya dikit2 kalau lagi ngobrol mesti sambil nangis dan nangis,  sampai akhirnya setelah diskusi panjang lebar dan ditenangin suami serta berdoa bisa tenang..Alhamdulillah)

“saya teringat salah satu kisah , sahabat rasulullah saat berperang, ketika sedang menunaikan sholat, kakinya terkena panah, namun karena begitu khusyu’nya sang sahabat sholat dan menikmati indahnya dan syahdunya sholat menghadap Allah SWT, sampai2 sang sahabat tidak merasakan sakitnya terkena panah. Subhanallah.

Back to the topic.. jadi pada intinya, saya pernah juga menghindari untuk melihat status2 di Fb.. Tapi tentu masih banyak juga hal positif dari FB

9 thoughts on “status di facebook

  1. aku memang jarang buat status,
    baca2 aja pokoknya,
    tp selama ini untungnya nggak ada temanku yang nyampah,
    yang suka berkeluh kesah atau marah2, atau pamer he..he..

  2. Jujur aku juga pernah menghindari status seseorang, maaf aku hide ga sampai aku remove . tujuannya agar energi negatif nya gak tersebar ku aku🙂

  3. Saya juga jarang nulis status. Baca-baca aja. Giliran nulis status tanya sesuatu…eh gak ada yang komen hehehe. Hukum alam sih…kalau gak pernah kasih komen ya jangan mengharap dapat komen. Jadi saya nyantai aja…emang bukan FB-er sih😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s