Tentang Hypnobirthing

Kali ini saya akan bercerita tentang pengalaman saya berkaitan dengan hypnobirthing.  Saat awal2 hamil, saya tertarik dengan hypnobirthing yang dipopulerkan oleh Ibu Lany Soewandi.  kebetulan kakak ipar saya punya buku tentang Hipnobirthing : Melahirkan Tanpa Rasa Sakit. Buku itu dilengkapi dengan CD tentang latihan hipnobirthing. Karena CD punya kakak saya hilang, saya rela beli buku lagi..jadi punya dua deh. Meskipun CD nya kurang begitu menarik menurut saya, lebih enak baca bukunya.

Tapi kalau bukunya menarik sekali. bagus..disitu dijelaskan tentang hypnobirthing, bagaimana mekahirkan tanpa rasa sakit, pengalaman ibu yang melahirkan tanpa rasa sakit atau ga terlalu sakit yang sampai teriak teriak. dan juga teknik pernafasan.

Terus terang, karena ini adalah kehamilan pertama saya, saya memang ada rasa was was dan khawatir membayangkan bagaimana nanti proses melahirkan. Makanya buku ini sangat menarik bagi saya tuk mempraktikannya. Intinya sih sebenernya : doa dan sugesti positif serta teknik pernafasan.

Sugesti positif yang kita tanamkan dalam hati (bisa juga diucapkan) : InsyaAllah persalinanku lancar, normal, mudah, aku dan bayiku sehat.  Aku nyaman, bayiku nyaman..serta kata kata positif yang lain. Begitu terus diulang ulang, disugestikan dalam hati.

Selain baca buku hypnobirthing ini, saat hamil saya juga mengikuti senam hamil sendiri dirumah dengan panduan VCD ANTENATAL YOGA. VCD ini sangat bagus, memberi sugesti positif juga, gimana saat kontraksi berlangsung kita tarik nafas dan buang nafas sehingga rasa sakit kontraksi terkurangi. dan gerakan2 yoga yang dipraktekkan juga bagus, hampir sama kyk senam senam hamil yang diajarkan di RS. Serta yang paling menarik sang insstrukturnya (kyknya dari Inggris deh)… suaranya merdu empuk..enak banget dengernya..diiringin dengan musik instrumen yang menenangkan… wah suara sang instrukturnya yang antara lain bilang INHALE.. EXHALE….ck ck ck,,,merdu banget…jadi suka…

Saat hari sabtu, tanggal 13 Juni 2009, saya sudah ada dirumah sakit, saat itu kita dijadwalkan untuk induksi (untuk proses percepatan melahirkan), saat itu usia kehamilan saya 38 weeks, namun kondisi air ketuban sudah menipis, jadi tidak menunggu kontraksi alami untuk melahirkan, namun dipacu dengan induksi. saat itu dari dua dokter (ya ya.. saya memang cari seken opini terkait dengan keputusan2 dokter yang penting) menyatakan memang ketuban saya berkurang jadi harus segera dilahirkan.  jika kondisi baby Ok (dengan CTG dipantau denyut jantung dan gerakan baby) maka dengan induksi. Alhamdulillah kondisi baby OK dipantau dengan CTG, jadinya saya diinduksi.
kali ini saya belum cerita detail tentang proses melahirkan (insyaAllah di posting terpisah), namun akan mengambil poin tentang hypnobirthing.

Induksi yang pertama jam 3 sore, saya tidak merasakan apa2 sampai jam 8 malam, alias tidak ada tanda2 kontraksi (induksi diobservasi tiap 5 jam), karena tidak ada tanda2 kontraksi dikasih lagi induksi yang kedua jam 8 lebih, akan diobservasi lagi jam 1 dinihari, sekitar jam 11 saya agak merasakan sedikit kontraksi, sama saudara saya yg kebetulan juga bidan yang menunggui saya saya diminta jalan2 biar bisa segera turun baby dan menambah bukaan, saya jalan-jalan, sambil dalam hati baca Alfatihah, surat2 pendek yang saya hafal, berdoa, sambil mensugesti diri sendiri: Persalinanku lancar, normal, mudah , cepat, babyku dan aku sehat. Terus juga mensugesti diri sambil bilang : membuka membuka..jalan lahirku membuka semakin membuka…persalinanku mudah dan lancar… xixixi..yah pokoknya semacam itu..sambil terus menerus  berdoa..terus bilang : membuka membuka..jalan lahirku semakin membuka … kontraksi kontraksi datanglah datanglah *waks kok kayak jadi manggil apaan gitu

jam 1/2 12 malam, saya tidur, jam 1 dinihari diperiksa kontraksi sama pembukaan, kt yang meriksa baru buka seujung jari dan belum ada kontraksi, mendengar ini saya agak ngotot bilang: Ada kontraksi kok tadi jam 11, beneran deh saya ngerasain.. *batas induksi adalah tiga kali, bila sampai ketiga tidak ada tanda2 kontraksi maka harus operasi*.. Tapi sang residen obsgin yang meriksa bilang, mungkin ada tapi kontraksi kecil..

Sampai saya bilang : “Apa karena tadi saya tidur ya,,kontraksinya hilang..duh tau gitu gak tidur” *hahaha..pikiran konyol*. Ya, ini jadi persis yang dibilang dokter spog saya waktu dulu periksa kehamilan bilang gini :” jangan takut ya saat melahirkan… wong rasa sakit itulah yang ditunggu”.  Ya, saya menyadari apa yang diucapkan dokter spog ku benar, kali ini saya menunggu nunggu kontraksi datang ..kontraksi kok gak pulang -pulang *singing*..eh itukan bang toyib yang gak pulang-pulang hahaha

jam 1 an lebih, saya diinduksi lagi yang ketiga, sambil berdoa semoga induksi ketiga ini berhasil. saya tertidur, sekitar jam 2 an, saya terbangun, pingin kebelakang, ketika mau turun dari ranjang…gkek..keluar darah dan cairan banyak gitu, saya panik: jangan2 saya pendarahan… Ditenangin sama suami dan mb yuli (saudara yang juga bidan di desa yang menemani dan menunnggui saya saat proses melahirkan). Alhamdulillah ada mb yuli yang mesti ngerti tentang proses melahirkan, jadi malam2 dinihari nan sepi di RS gak perlu panggil2 suster atau bidan yang jaga. Sama mb yuli dibilangin : Wah, bagus malah ini..dah mau proses lairan, dah muloai proses pembukaan, jadi bukan pendaharahan.. Alhamdulillah legalah kami. Terima kasih banyak mb yuli telah ikut mendampingiku (peluk-peluk)

Kami terkantuk2, tertidur lagi, sambil saya dielus elus dan dipijit sama mb yuli dan suami. Jam setengah 4 pagi kebangun, ngerasain semakin cepet terasa kontraksinya, kalau pas dateng kontraksi, saya menarik nafas, dan dielus dan dipijat area pinggang dan perut sm mb yuli dan suami. Karena mb yuli seorang bidan, jadi cara mijetnya oke punya, jadi gak kerasa sakit gitu kontraksinya.. Memang pas latihan hypnobirthing jga dikasih tau cara pijat untuk mengurangi rasa sakit saat kontraksi.

Dan yang penting dari mb2 yang ngajar hypnobirthing di RS, jangan sampai berteriak, atau sekali kita bilang sakit maka otomatis akan sakit karena otak akan merekam  bahwa kita kesakitan, jadi lebih baik berpikir saya nyaman, babyku nyaman, dan jangan melawan sakit, misalnya dengan menggenggam tangan kuat2 atau memegang tangan suami kuat2, atau mencakar dan berteriak – teriak, namun rileks , tarik nafas, tangan dibiarkan rileks tidak menggenggam kuat, InsyaAllah rasa sakit kontraksi akan teralihkan.

Ya, Alhamdulillah sekali, saya merasakan sekali manfaat teknik pernafasan dan hypnobirthing saat kontraksi.

Setelah jam 1/2 4 pagi itu diperiksa pembukaan semakin nambah, tapi saya masih khawatir seperti induksi yang kedua yang tidak ada kontraksi, soalnya sebelum2nya banyak cerita kalau kontraksi karena induksi rasanya sakit banget dibanding dengan kontraksi alami, makanya saya khawatir induksi ketiga juga gagal, karena kok saya tidak begitu merasakan sakit, dan juga sebelum2nya searching bahwa kalau kontraksi tidak kuat tidak cukup untuk bisa melahirkan normal.

dan saya bilang dan bertanya sama yang meriksa : Saya sudah benar benar kontraksi apa belum dok?

pas periksa CTG , dibilang : sudah kontraksi, dan kontraksinya bagus, istilahnya adekuat..

Saya : beneran sudah kontraksi?
Residen : iya bagus kok kontraksinya.

Alhamdulillah… mulai proses pembukaan dan kontraksi rutin jam 1/2 4 pagi dengan ditungguin mb yuli dan suami yang setia mijitin saya ( ya ya.. sungguh pijitan mereka membantu banget).. sampai kalau pas mijitnya berhenti, saya bilang : pijitin. hahaha.. (nyuruh-nyuruh).. waktu itu saya dan suami serta mb yuli sambil terkantuk kantuk juga…dan rasanya pingin tidur gitu… saya sampai tidak sadar kalau ada ibu mertua masuk kamar persalinan, pas mbyuli bilang : ini ibu.. saya noleh bentar..trs kayak mau tidur lagi hahaha (maafkan bu).. sampai saya sadar kok kyknya ada yang kurang.. oh ternyata si mas(suami) tidak ada diruangan. oiya dimana suamiku? langsung saya mangil2 si mas.., yang dijawab sama mb yuli lagi ke mesjid rs, sholat subuh..

Pas pembukaan dan hampir penuh kira2 pembukaan 8 ke sembilan gitu, dah pagi hari tuh, belum boleh mengejan, tapi huhuhu..rasanya bener-bener deh pingin mengejan… walaupun ditahan tahan..tapi saya nyuri2 dikit ngejan, bukan ngejan sih tapi buang nafas gitu…coz bener2 deh rasanya dah mau lairan gitu.

dokter dateng sekitar jam 1/2 8 pagi, waktu itu jam 1/2 7 pagi makan pagi belum dianterin sm pihak RS (doh), padahal kan butuh makan meskipun dikit. Sebelum dokter datang, makan pagi dateng, sempet disuapin beberapa suap sama suami.

Alhadulillah pukul 08.55 pagi, baby Affan lahir. Subhanallah… Proses di RS dari hari sabtu  pukul 15.00 sore (induksi pertama), lahiran pukul 08.55 pada hari minggu.

Alhamdulillah , saat sikecil lahir dan diangakat, itu rasanya tidak tergambarkan, saya dan suami saling berpandangan berpegangan tangan, sambil bilang dedek dedek..Alhamdulillah..Allahu Akbar..Alhamdulillah.. Kami (saya dan suami), berlinangan air mata, saling pandang, suami sujud syukur. Bener deh saat itu kami berpandang-pandangan, jadi gak ngerti begitu diangkat si baby diapain hehehe..saking terharunya…jaangankan ambil foto, liat aja tidak kuasa.. baru deh kita menginjakkan kaki lagi dibumi (lebay) setelah si baby ditaruh di dada tuk inisiasi menyusu sini (IMD), nha saat IMD ini dimulailah proses jait menjahit, sama dokter SPOG nya saya diminta fokus ke baby, jangan ngeri ngeliatin proses jaitmenjahit, awalnya memang agak ngeri bayanginya, tapi begitu fokus ke baby, bener deh ga kerasa proses jait menjahit dibawah sono, Alhamdulillah bener2 ga kerasa sakit, pun begitu saya juga tidak berminat tuk bertanya dijahit berapa hehehe..daripada kepikir macem2, lagian kalau disebut angka misal dijahit 7 saya juga gak tau 7 itu maksudnya apa..jadi mending gak tanya deh ke dokter. Pas setelah lahiran banyak juga yang nanya dijait berapa hehehe..saya jawab tidak tahu..

Alhamdulillah..Sungguh Allah Maha Besar.. Subhanallah.. Kami bersyukur sekali dengan proses kelahiran yang dimudahkan… (Alhamdulillah Alhamdulillah Alhamdulillah) …

Intinya memang yang paling utama pasrah sama Allah, berdoa ditunjang dengan teknik hypnobirthing, berpikir positif, teknik pernafasan. Alhamdulillah saya bisa ngerasain proses kontraksi yang menurut saya bukan sakit tetapi hanya rasa tidak nyaman di daerah perut, pinggul kebawah..yang diatasi dengan dielus dan dipijit.

Namun, ternyata ada yang kelewat yang saya persiapkan, pasca melahirkan tidak dibekali hypno pasca melahirkan hahaha.. jadi begitu selesai IMD, selesai masa observasi dua jam di ruang persalinan, mau dipindah ke kamar perawatan..glek glek..duh kok sakit ya..kerasa bekas jahit menjahit…(doh)… sampai ada suster yang komen gak penting : ” mbak..jalannnya biasa aja mbak, saya juga pernah melahirkan” (sigh)… Tega…

Ini suster di ruang perawatan sih dan catet agak senior gitu hahaha *lagi ada masalah ya bu suster?! * xixixi, kalau suster dan bidan diruang persalinan baik baik banget… terima kasih semua, terimakasih dokter, bidan dan semua paramedis di RS saat saya melahirkan..

Terima kasih suamiku…atas semuanya.. Terimakasih keluargaku (yang ikut menunggui juga semalam di RS..di mesjid RS sebanyak 2 rombongan mobil *catet : 2 mobil penuh* hehehe… Terimakasih saudara2ku, sahabat2ku, teman2ku, semuanya atas doa, perhatian dan dukungannya.

Oiya, tentang pelatihan hypnobirthing di RS Sarjito setiap hari sabtu pukul 09.00 – selesai, biaya perkedatangan 50 ribu. (Saya juga baru tau, waktu hari sabtu pas mau melahirkan disana lagi ada pelatihan hypnobirth, jadi saya ikut berlatih waktu itu jam 11 an siang, sambil nunggu dokter datang untuk periksa).

Sebelumnya yang saya tahu,pelatihan hynobirthing di jogja ada di RS Happyland, kalau tidak salah seminggu tiga kali, senin, rabu dan jumat pukul 16.00, sistem paket gitu kyknya biayanya, karena jam yang mepet jam kantor dan jauh RS nya yang awalnya berniat daftar, belum sempat, jadi belum tau reviewnya gimana pelatihan hypnobirth di Happyland.

namun ada seseorang yang komen gak penting banget, waktu itu ditengah2 ngobrol gitu, terus bilang gini ke saya yang kurang lebih gini : “wah..kamu kan gak ngerasain sakit pas melahirkan…padahal kan pahalanya wanita (seorang ibu) saat sakitnya melahirkan”.

Hmm…komen gak penting banget dan ngebetein banget sih…(*meskipun terasa ada yang nyesek didada*), tapi sy berusaha tenang dan sabar, karena saya tau siapa yang komen gitu (emang sering komen aneh sih)..jadi saya cuek aja..ngapain diambil hati..emang orangnya gitu hahaha….
Pliz deh..maksud saya kan bagaimana mengelola rasa sakit saat kontraksi (yang pasti ada rasa sakit itu) dengan berdoa, teknik nafas dan sugesti positif, bukan dengan teriak2 gitu hehehe..

Alhamdulillah… Rasa syukur ini semoga selalu terucap… Subhanallah..Sungguh karuniaNYA begitu besar…..

Foto-foto Affan saat di RS sama saya gendong pas mau pulang dari RS.. Alhamdulillah

20 thoughts on “Tentang Hypnobirthing

  1. selamat-selamat..
    semuanya berjalan lancar..

    seperti yang si jeng ceritakan.. itu juga yang jadi inspirasiku ketika keponakanku sudah mendekati hari H ternyata dia masih takut untuk melahirkan.. tanya-tanya kesana-kemari respon mereka rata-rata bilang sakit.. saat itu langsung terlintas si jeng melahirkan g sakit.. mesti ketemu dech keponakanku ma si jeng ini.. ntar ku rekomen untuk baca postingan mu ini ya jeng..

    sambil belajar.. di saat giliranku tiba nanti.. bantu ya jeng..😀

    • hai… jeng..komen trnyata mmg masuk spam..dah kukembalikan xixixi…

      salam buat ponakanya.. moga lancar dan sehat semua buat ponakan dan juga buat jeng mini

  2. Akhirnya baca juga Bu..
    Makasih ya infonya. Buat persiapan ke depan. Pengen sgr praktekin hypnobirthing ni.. (doh)

    Btw beliau yg jd penutup postingan ini gk ngerti kali ya kalo surga aja di telapak kaki ibu, masa karna melahirkan dgn brsyukur shg brkurang rasa sktnya jd mengurangi pahala. Ttg ini aku jd inget kk’ku yg melahirkan SC. Dia gk ngerasa skt wkt melahirkan krn pengaruh anestesi. Tp bgtu pengaruhnya hlg, barulah dia merasa skt. Cm aku aja yg nemeni dia, krn suami sdg plg ngurus ari2. Lalu ngeliat dia kesakitan sy cb hibur dia dgn blg: begini ini sakitnya ibu melahirkan. Nikmat kan? Masa km gk mau menikmati rasa skt saat melahirkan. Hehe, dianya ketawa sambil mringis2. Hihi…

    Gk terasa ya, dik Aff dah mau 1th. Rasanya baru kmrn qt ngobrol di dpn Gladiol magrib2, baru kmrn km nikah, tuz hamil, lairan, e..tau2 dah mau 1th aja si Affan… Alhmdlh..

  3. weleh…weleh…komplit bener ceritanya…persiapane mantep banget… he3,aku dulu kok biasa aja persiapannya, yg penting memang pasrah sama yg di atas,itu sudah banyak persen memberi ketenangan…, ntar anak kedua lbh tenang lagi deh… ayuk…ayuk….

  4. senang ya mbak, hypnobirthing-nya berjalan lancar..saya beli bukuny tapi faktanya malah SC. Lain kali musti ada hypnobirthing buat pascaSC kali ya, hehehe

  5. makasih mba buat sharenya,,, mudah2an persalinan aku nanti diberikan kemudahan, normal, lancar dan kenyamanan, aamiin,,,,
    Saya juga lg baca buku Hypnobirthing🙂

    Salam kenal…

  6. mksh ya mbk atas infonya..ceritanya lucu2 konyol tp aku bc smbl nangis..he..subhanallah bgt..ntar aku jg minta dbeliin bukunya ah sm suamiku buat persiapan lairan..pdhl aku bru isi 7 minggu hehe g ap2lah wawasan buat besok he

  7. maaf saya agak kurang mengerti mbak, yg dijait jait itu maksudnya gmna ya??hehehe…kirain yg dijait cuma kalo caesar aja persalinannya…trimakasih🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s