Masak sih cuma ada satu “Dedy Mizwar”di Indonesia?

Melihat persinetronan dan perfilman di Indonesia..sungguh beruntung, di tengah maraknya sinetron serta tayangan-tayangan yang tidak mendidik, penuh mistis, kekerasan, miskin nilai..kita masih dapat menikmati suguhan tayangan-tayangan cerdas karya Dedy Mizwar..

Kalau mengikuti karya-karya Dedy Mizwar..menurutku suatu karya yang lain..cukup mendidik dan tidak terkesan menggurui

Yang pertama ada film Kiamat Sudah Dekat yang dilanjutkan dengan serial Kiamat Sudah Dekat di televisi

Ada sinetron Lorong Waktu, meskipun agak imajinaif karena bisa menmbus waktu..namun di tiap ‘waktu’ yang dikunjungi ada berbagai hal yang bisa dijadiin pelajaran

Ada film Nagabonar Jadi Dua, film ini juga mendapat sambutan yang lumayan besar, bahkan dari para pejabat negara, bagus juga menyangkut nasionalisme

Nha yang terbaru sinetron PPT ( Para Pencari Tuhan )..Waktu ramadhan tidak sempat mengikuti..namun bersyukur deh kemarin ditayang ulang…Sinetron ini juga bagus ada pesan2 religius dalam setiap episode yang disampaikan tidak secara langsung melainkan melalui dialog dan runtutan kejadian yang dialami tokoh-tokoh dalam cerita tersebut. Karakter masing-masing tokoh pun unik…sangat manusiawi dan ada di sekitar kita..Mengalir unik..Membuat penasaran, seperti apa penyelesaiannya..

Contohnya ketika ada kasus ditemukan uang, kasus bayi yang dibuang ibunya karena tidak mau bayinya meminum ASI nya yang menurut ibunya telah tercemar karena didapat dari makanan yang tidak halal (ayahnya koruptor, suaminya bandar narkoba )..Sinetron ini belum selesai…sepertinya akan ada sekuelnya..PPT 2..Kita tunggu saja..

Ketika sinetron-sinetron mistis membooming, semua televisi latah membuat sinetron-sinetron yang sama…

Nha sinetron-sinetron karya Dedi Mizwar bagus dan cukup mendapat sambutan yang besar, harusnya juga bisa dong diikuti oleh semua televisi tuk membuat sinetron2 yang mendidik..

Nyatanya gak harus mistis, penuh kekerasan, pornografi…Bisa laku kok dan diminati..Dan aku yakin masyarakat kita banyak yang merindukan tayangan2 yang mendidik seperti ini…

Jadi masak sih cuma ada satu “Dedy Mizwar” di Indonesia?. Moga deh muncul Dedy Mizwar2 lain yang konsern dengan tayangan yang bermutu dan cerdas..

8 thoughts on “Masak sih cuma ada satu “Dedy Mizwar”di Indonesia?

  1. sepakat. karya pak haji ini keren2 dan unik, beda dari sinetron kebanyakan. walaupun pertama kali liat sempat terpikir “ah pak aji mau ngulangin sukses kiamat sudah dekat”. itu sih kalau diliat dari pemeran dan alur ceritanya. tapi ada info menarik, adekku bilang pak haji memanggil kembali zaskia mecca (maaf kalau salah) karna pak aji pengen pemerannya bener2 berjilbab di luar kisah sinetronnya. bagooos

  2. Yup, betul….. Cuma karya-karyanya deddy mizwar yang enak ditonton. Menghibur dan mendidik…… Sinetron lainnya bikin sakit kepala jika diikuti……..

  3. amin.. semoga akan selalu ada insan perfilman yang masih punya nurani seperti Bang Dedi. Banyak sutradara membuat film hanya berorientasi pada penghasilan. mereka ga mau tau, apakah film itu mendidik atau tidak. Banyak orang insaf gara-gara nonton film. tp banyak juga orang yang nambah bejat gata gara nonton film. Saya doakan agar bang dedi di beri keistiqomahan

  4. Bang dedy emang top abis, gue salut ama karya2nya moga dgn krya2nya yang bagus dapt menjadi cerminan bagi produser2 yang lain, jujur q sangat tersentuh dengan KSD nya dan PPTnya

  5. PAK haji ,aku mau donk jadi anak didik pak haji,,mksud na aku pngen main sinetron breng pak haji,,heee

    pak haji g bkal nyesel dh klu ktmu aku,,hehe

    pak haji boleh tau ga..alamat rmah pak haji,,,
    eh ngemeng-ngemeng pak haji dnger g y,,,
    hihihi….

    jadi malu neh…slam z wat pak haji,,
    moga sukses selalu…amiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiin ya roball alamin

    by,,, ade,kaka,aya n v3
    tangerang city

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s