Dalam kenangan

M

asih terngiang jelas saat malam itu ayahnya affan menelepon dengan suara bergetar “ikhlaskan ya ma…ikhlaskan ya ma…”

Innalillahi wa innailaihi rojiun…bapak mertua (bapak) telah kembali pada Nya. Begitu cepat engkau pergi…

Bapak..setiap mengingat engkau yang tergambar begitu banyak kebaikan kebaikan engkau, kasih sayang, ketulusan, pengertian, keihklasan…dan ah….meskipun setiap ingat masih tidak terasa berlinang air mata ini…namun insyaAllah kami ikhlas…doa kami selalu untukmu Bapak…mendapat tempat yang terbaik di sisi Allah..mengampuni dosa, menerima amal amal nya dan menempatkan dalam golongan hamba hamba yang sholeh..

Ah…bapak, kami akan selalu ingat pesanmu, sehari sebelum engkau pergi, engkau menelepon anak anakmu dan berpesan untuk selalu rukun.

Dan sebelum kepergianmu pun, engkau dikelilingi orang orang yang engkau cintai…engkau bilang : minta maaf atas semua salah dan bilang ini sudah waktuku pergi..

Subhanallah bapak….insyaAllah semoga khusnul khotimah…kami selalu berdoa untukmu

Sungguh engkau menjadi teladan yang nyata bagi kami…sebelum kepergianmu engkau sudah menunaikan sholat maghrib..menyebut asma Allah…

Dan bahkan engkau menutupkan mata dengan tanganmu sendiri…

Bapak…saya belum mampu membalas kebaikan engkau…belum banyak membahagiakanmu…

Dalam perjalanan dari Jogja menuju rumah duka..dalam hati saya berjanji dan berdoa insyaallah akanĀ  berusaha dan semoga menjadi lebih baik lagi untuk orang orang yang engkau cintai :Ibu,suami,anak dan saudara2.

Engkau yang selalu menunggui saat kelahiran cucumu…jam berapapun ada kabar kalau kita sudah di rs, engkau dan rombongan keluarga langsung ke rs di Jogja dan menunggu..bahkan untuk kelahiran kaysa kemarin engkau dan Ibu menunggu tidur di rs sampai saatnya pulang…

Ah..kalau diingat banyak sekali kenangan kebaikan hatimu untukku..dan aku merasakan ketulusan itu…segala sesuatu tampak begitu nyata dan tersadar, ketika telah pergi…

Saya selalu kagum dengan bapak dgn kebaikannya…sehingga meskipun engkau hanya punya putra kandung 3, namun engkau punya anak anak lain yang sudah menganggap engkau sebagai bapak…dan menambah saudara kami…

dan seperti SMS suami…salah satu hal yg membuat ikhlas…banyak yg datang mendoakan..bahkan rombongan pengajian dijogja yg belum lama engkau kenal, bgtu mendengar kabar langsung berangkat menuju sukoharjo mendoakanmu…
Dan juga suami berada disamping bapak di saat saat terakhirnya.

Bapak engkau telah mengajarkan kami banyak Hal…tidak..tidak dengan menggebu gebu Kata kata…namun dengan perbuatan, santun, keikhlasan, kasih sayang dan cinta…

Semoga Allah membangunkan ‘rumah’ yang jauh jauh dan sangat indah di surga Nya… Seperti engkau bapak telah meletakkan sepenuh hati engkau sebagai pondasi pertama di rumah kami…home is where the heart is

About these ads

7 thoughts on “Dalam kenangan

  1. Turut berduka cita yah mbak atas meninggalnya Bapak mertua / Kakeknya mas affan
    semoga arwah belia diterima disisi Allah swt, diberikan tempat yang terbaik sesuai dengan amal perbuatan beliau..
    semoga keluarga mbak mita yang ditinggalkan beliau tabah dan sabar

  2. Omietha bunda Affan dan Kaysa

    Ikut berduka atas meninggalnya Bapak Mertua dari Omietha …
    Semoga beliau tenang disana
    dan semoga Ayah-Bunda Affan/Kaysa sekeluarga … diberikan keikhlasan dan kekuatan untuk menghadapi suratan NYA

    Salam saya

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s