Aneka Kaldu

Sejak usia 7 bulan lebih hampir 8 bulan kyknya Affan mulai dikenalkan dengan kaldu home made. Ada 3 macam kaldu yang saya buat Kaldu sapi yang dibuat dari tulang kaki sapi, kaldu ikan dari kepala dan tulang ikan atau kaldu ayam kampung dari ceker (kaki) sapi eh ayam (update – bdasar komen pertamax) :-).

Pada awalnya saya tidak mengetahui bahwa yang terbaik untuk dibuat kaldu adalah bagian tulang istilahnya untuk diambil sari patinya. Kaldu baik bagi anak biar tidak gampang sakit.

Awal pertama yang saya buat adalah kaldu tulang sapi. Berdasar resep dr buku super food for baby dan browsing2, saya ke pasar, Alhamdulillah saya menemukan penjual daging sapi berlogo SARI ECO yang dispanduknya terdapat logo halal MUI *tenang* dan berdasarkan survey ibu saya, penjual daging sapi SARI ECO di pasar tersebut yang paling bagus dan segar dagingnya.

Tips dari ibu : memilih penjual daging sapi, pilihlah yang “berani” menggantung daging sapinya, kata ibu yang berani menggantung daging sapi dipastikan merupakan daging yang segar dan bagus. Dan berdasarkan wawancara dan liat dagingnya, di SARI ECO ini menggantung daging sapinya, terus sembelihan baru pagi2 sekali, serta dagingnya bagusdan yang pasti ada sertifikat halalnya bagi UD pemotong sapinya. teman saya sampai ada yang menitip beli daging ke saya.. Dan dalam satu pasar tersebut ada beberapa penjual daging sapi, hanya SARI ECO Lah yang menggantung daging sapinya..

Ibu memang top deh tips2nya berdasarkan pengalaman.

Saat ke penjual daging sapi SARI ECO ini saya bilang saya mau membeli tulang sapi untuk membuat kaldu bagi baby saya. Sama bapak penjualnya diberi tahu bahwa yang paling bagus untuk kaldu sapi adalah bagian kaki sapi , istilahnya sengkel (e didepan dibaca seperti e pada kata seng, e dibelakang dibaca seperti e pada kata pegel), karena  terdapat sumsum yang mengandung banyak vitamin dan kalsium serta akan menghasilkan hasil kaldu yang gurih dan bening atau tidak keruh..pokonya bagus deh.

Sip lah.. saya membeli dua buah sengkel. Pengalaman pertama kali membuat hohoho… pegel juga. jadi cara membuat kaldu kan rebus tulang bersama air dengan api kecil, ditambah dengan bawang bombay , wortel, selederi atau kentang, setelah air tinggal setengahnya disaring, jadilah kaldu. Tips : rebus kaldu dengan api kecil dan agak lama sekitar 30 – 40 menit agar sari kaldunya keluar, jangan dengan api besar.

Namun ternyata oh ternyata dari membuat kaldu sapi, kaldu ikan atau kaldu ceker ayam yang paling menguras tenaga hihihi adalah kaldu sapi.

Jadi ternyata mungkin karena saking masih segarnya itu tulang ya..saat pertama direbus dalam air mendidih keluar darah..hoho..saat pertama kali saya bela bela in datang lagi ke penjual dagingnya untuk bertanya gimana caranya biar gak keluar darah sama menanyakan kok bisa keluar darah dari sela-sela tulangnya. Dari bapakpenjual daging bilang “masak sih keluar darah, dicuci bersih kan pasti gak akan keluar darah”

kenyataannya saya sudah mencuci bersih tetap masih kelaur darah. Akhirnya air dibuang terus saya cuci lagi dan rebus lagi, ternyata masih keluar darah lagi, saya cuci lagi saya rebus lagi *hohoho..bagian ini yang bikin pegel memang” bener2 deh merebus lagi membuang air panas, mengambil daging mencuci dst dst

Untuk selanjut-selanjutnya ternyata untuk pertama kali rebus memang keluar darah, jadi biasanya untuk kaldu sapi, setelah direbus bentar, saya buang airnya, saya cuci lagi tulangnya, dan saya rebus lagi dengan air yang baru..biasanya setelah rebusan kedua sudah tidak keluar darah lagi.. tapi kadang juga ada yang tidak keluar darahnya

hihi..tidak seperti pertama kali buat yang bisa diulang beberapa kali. Oiya permasalahan lagi jika tulang yang kita beli dah kadung besar aja ukurannya, biasanya pedagang sudah tidak bisa memotong lagi, maka panci gak akan muat sepenuhnya, jadi pernah kejadian kerendam separo meskipun pancinya dah besar secara ya tulangnya besar .

jadi memang dalam membuat kaldu sapi ini begitu banyak cerita.

jadi setelah kaldu jadi *air tinggal separuhnya* lalu disaring, biasanya saya sekali membuat kaldu untuk 2 – 3 hari, jadi setelah dingin saya taruh di Ice try tupperware yang ada tutupnya, saya taruh frezzer jadilah seperti kaldu blok ┬ákotak kotak gitu, ketika masak tinggal ambil 2-4 blok kaldu.

tentu saja alami dan tidak mengandung MSG. Dan Affan suka..karena menambah gurih masakan walaupun tanpa garam dan gula..kalau dulu waktu masih belum setahun untuk dicampurkan di nasi tim atau buburnya, kalau sekarang untuk kuah sup nya atau masakannya.

kalau untuk kaldu ayam saya menggunakan kaki (ceker) ayam kampung, sedangkan kaldu ikan biasanya saya beli ikan kakap danminta di fillet, dagingnya saya masak sedangkan kepala dan ekornya saya buat kaldu.

12 thoughts on “Aneka Kaldu

  1. dah selesai mbacanya…
    pas balik ke penjual daging, hasil merebus yg keluar darah dibawa gk jeng? :D
    kalo Ibu dulu nyebutnya ‘skengkel’ beda di k, beda 1000 jeng :D
    paragraf kedua dr terakhir, ada unsur promo ya? haha…

  2. Sahabat tercinta,
    Dengan hormat saya mengundang sahabat untuk mengikuti Kontes Unggulan Cermin Berhikmah (K.U.C.B).
    Sahabat hanya diminta untuk menulis sebuah cerita fiksi mini dan menuliskan hikmah atau pelajaran yang dapat dipetik dari cerita yang telah anda tulis. Setelah itu daftarkan artikel tersebut diblog saya – New BlogCamp -

    Hadiahnya sih tidak seberapa tetapi begitu selesai mendaftarkan artikel, anda akan merasakan suatu sensasi yang membahagiakan karena telah mampu menulis suatu artikel yang lain dari biasanya.
    Jika berminat silahkan klik :

    http://newblogcamp.com/kontes/kontes-unggulan-cermin-berhikmah

    Terima kasih
    Salam hangat dari Surabaya

  3. adik saya waktu masih bayi juga dibuatinnya kaldu skengkel ini..kata ibu saya,,biar tendangannya kuat kaya sapi :D:D padahal anaknya cewe,,walhasil anaknya pas dah gede jadi jago nendang *efek skengkel bukan sih?* kalo saya bikin kaldu ceker aja belum lulus..masih jiper bikin kaldu skengkel :D:D

  4. Dear all,

    Untuk membuat kaldu yang baik dan bagus memang membutuhkan waktu dan tenaga, ini sekedar sharing, untuk perbandinga air dan bahan utama sebaiknya 2:1, dalam hal ini 2 air dan 1 bahan utama (bisa tulang sapi, ayam, ikan, sayuran), kemudian untuk membuat aroma yang enak bisa ditambahakan “mire poix” yaitu bawang bombay, wortel dan seledri .Untuk mire poixnya adalah 10% dari total bahan utama dgn komposisi 5% bwg bombai 2.5% wortel dan 2.5% seledri.
    Selain itu ada bahan lain yang digunakan yaitu Bouquet Garni, atua rangakaina rempah yang terdiri dari daun bay(bisa diganti dengan daun lokla lainnya, misal, daun salam, daun melinjo atau daun jeruk), thyme, batang parsley, ditambah dengan cengkih 1 buah dan lada putih utuh sebanyak 5 butir
    Untuk lama pemasakan adalah susutkan air sehingga paling tidak tinggal setengah, jika menggunakan waktu kurang lebih adalah 45menit-60menit untuk menyusutkan air sebanyak 1 liter( misal dari 2 liter akan disusutkan menjadi 1 liter waktu yang di butuhkan adalah antara 45 menit sampai 60menit).
    Memang beberapa chef tidak akan menggunakan waktu, tapi dengan cara melihat langsung penyusutannya, jadi menggunakan patokan sebanyak antara 1/4 atau 1/2, alasannya adalah setiap karakter kompor itu berbeda, misalkan tekanan gasnya, kemudian apakah kompor tersebut masih baru atau sudah lama, dirawat atau tidak, dan memang paling bagus mengontrolnya bukan dengan waktu, tapi dengan salah satu panca indera kita yaitu penglihatan

    Terimakasih semoga bermanfaat

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s